MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) TP 2026-2027 ''SATU LANGKAH BELAJAR UNTUK PEDULI LINGKUNGAN''
Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, TK-SD Ignatius Slamet Riyadi menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13–17 Juli 2026 dengan mengusung tema "Satu Langkah Belajar untuk Peduli Lingkungan." Tema ini menjadi pijakan awal bagi seluruh peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan dan kelestarian lingkungan.
MPLS diselenggarakan sebagai kegiatan yang ramah anak, menyenangkan, edukatif, dan inspiratif. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal warga sekolah, memahami budaya belajar, serta membangun karakter sesuai nilai-nilai SD Ignatius Slamet Riyadi, yaitu Peduli, Cerdas, Berkarakter, dan Tangguh (CEKATAN).


Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak mengenal lingkungan, warga, dan budaya sekolah sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Selain itu, MPLS bertujuan menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama dan lingkungan, membangun kebiasaan positif dalam menerapkan tata tertib, disiplin, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui berbagai pembiasaan seperti menjaga kebersihan, penghijauan, dan pengelolaan sampah. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan mampu membangun semangat kebersamaan, rasa percaya diri, serta kesiapan belajar sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal.



Hari Pertama – Senin, 13 Juli 2026
Subtema: Aku Anak Hebat
MPLS diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung penuh semangat dan makna. Sebagai simbol dimulainya perjalanan belajar di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi, Ibu Carol selaku Kepala Wilayah TK-SD ISR Gatsu, Mis Monic selaku Ketua Komplek, Pak Yosep sebagai Kepala Sekolah SD, perwakilan orantua dan perwakilan murid TK-SD bersama-sama melakukan penanaman bibit tanaman di dalam pot.
Bibit yang ditanam melambangkan setiap peserta didik yang memulai perjalanan dari sebuah benih kecil. Dengan bimbingan guru, dukungan orang tua, serta semangat belajar yang tinggi, benih tersebut akan terus bertumbuh menjadi pribadi yang kuat, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.



Hari Kedua – Selasa, 14 Juli 2026
Subtema: Mengenal Tata Tertib Sekolah dan Membangun Kebersamaan
Hari kedua difokuskan pada pembentukan budaya positif melalui pengenalan tata tertib sekolah serta membangun hubungan yang harmonis antara peserta didik, guru, dan teman sekelas.
Peserta didik TK dan Kelas 1 mengikuti kegiatan "Guruku Sahabatku." Dalam kegiatan ini guru memperkenalkan diri sebagai pendamping belajar yang siap menemani perjalanan siswa selama satu tahun ke depan. Suasana belajar dibuat hangat melalui dongeng inspiratif yang sarat nilai karakter, dilanjutkan dengan kegiatan interaktif sehingga peserta didik dapat memahami pesan moral dari cerita yang disampaikan. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh rasa aman, nyaman, dan percaya kepada guru sebagai sahabat belajar.
Sementara itu, peserta didik kelas 2 sampai kelas 6 mengikuti kegiatan literasi sebagai pembiasaan budaya membaca. Selanjutnya setiap kelas menyusun kesepakatan kelas, memilih ketua kelas secara demokratis, serta menyusun jadwal piket sebagai bentuk latihan kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kelas.
Pada hari yang sama juga dilaksanakan Asesmen Diagnostik Non-Kognitif untuk mengenali karakteristik, minat, gaya belajar, kondisi sosial emosional, serta kebutuhan belajar peserta didik sebagai dasar penyusunan pembelajaran yang lebih tepat dan bermakna.


Hari Ketiga – Rabu, 15 Juli 2026
Subtema: Tantangan Kemandirianku
Memasuki hari ketiga, peserta didik diajak semakin mengenal kehidupan sekolah melalui berbagai aktivitas yang menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan gaya hidup sehat.
Kegiatan diawali dengan demo ekstrakurikuler, sehingga peserta didik dapat mengenal berbagai pilihan kegiatan pengembangan minat dan bakat yang tersedia di SD Ignatius Slamet Riyadi. Melalui demonstrasi ini, siswa memperoleh gambaran mengenai kegiatan yang dapat mereka ikuti untuk mengembangkan potensi diri di luar pembelajaran di kelas.
Selain itu, peserta didik juga mendapatkan pengenalan mengenai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang mengajak mereka membangun kebiasaan hidup sehat, disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta memiliki karakter positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.





Hari Keempat – Kamis, 16 Juli 2026
Subtema: Mengenal Sekolah dan Budaya Positif
Hari keempat menjadi momen refleksi sekaligus komitmen peserta didik terhadap lingkungan sekolah melalui kegiatan Green Innovation Challenge.
Seluruh peserta didik membuat Pohon Harapan, yaitu media untuk menuliskan cita-cita, harapan, serta komitmen yang ingin diwujudkan selama satu tahun pembelajaran. Setiap daun harapan yang ditempelkan menjadi simbol semangat peserta didik untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan, bertanggung jawab, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama.
Hari Kelima – Jumat, 17 Juli 2026
Subtema: Sekolah Hijau Minim Sampah
Sebagai penutup rangkaian MPLS, TK-SD Ignatius Slamet Riyadi bekerja sama dengan Ecocamp menghadirkan kegiatan edukatif bertema lingkungan melalui empat wahana pembelajaran yang sangat menarik.



Pada Wahana 1, peserta didik belajar memilah sampah sesuai jenisnya melalui permainan yang dilakukan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini.
Di Wahana 2, peserta didik berkreasi menggunakan barang bekas menjadi karya yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa sampah masih memiliki nilai guna apabila dikelola dengan kreativitas.
Selanjutnya pada Wahana 3, peserta didik mengikuti permainan "Tanaman Bagian dari Hidupku" melalui kegiatan tebak gambar berbagai jenis tanaman. Aktivitas ini memperkenalkan manfaat tanaman bagi kehidupan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam.
Kegiatan ditutup di Wahana 4 dengan menanam bambu air sebagai simbol kepedulian terhadap penghijauan lingkungan sekolah, dilanjutkan dengan berbagai fun game yang membangun kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan seluruh peserta didik.




Melalui rangkaian MPLS selama lima hari, TK-SD Ignatius Slamet Riyadi berharap setiap peserta didik tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang berkesan sejak hari pertama. Dengan semangat "Satu Langkah Belajar untuk Peduli Lingkungan," seluruh peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang Peduli, Cerdas, Berkarakter, dan Tangguh, serta mampu menjaga bumi dimulai dari lingkungan sekolahnya sendiri.
Selamat datang di keluarga besar TK-SD Ignatius Slamet Riyadi. Mari melangkah bersama, belajar dengan sukacita, bertumbuh dalam karakter, dan berkarya untuk lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.



🌱 Awali langkah putra-putri anda bersama keluarga besar TK–SD Ignatius Slamet Riyadi.
Bersama kami, setiap anak didampingi untuk bertumbuh menjadi pribadi yang Peduli, Cerdas, Berkarakter, dan Tangguh.
✨ SPMB Tahun Pelajaran 2027–2028 telah dibuka!
Mari bergabung dengan keluarga besar TK–SD Ignatius Slamet Riyadi dan tumbuh bersama menjadi generasi yang menginspirasi.
Kepala Sekolah SD : Yosep Tarmidi, S.Pd.SD






-100x100.jpeg)

